Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Daerah » Batu Bara Kaltim Kehilangan 114 Juta Ton, Efeknya Mulai Menjalar ke Tenaga Kerja

Batu Bara Kaltim Kehilangan 114 Juta Ton, Efeknya Mulai Menjalar ke Tenaga Kerja

  • account_circle Redaksi Terangkaltim.com
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terangkaltim.com, SAMARINDA — Industri batu bara Kalimantan Timur memasuki tahun yang berbeda. Setelah produksi mencapai sekitar 438 juta metrik ton pada 2025, target produksi 2026 diperkirakan turun menjadi sekitar 330 juta metrik ton.

Selisihnya mencapai sekitar 114 juta ton.

Penurunan tersebut berkaitan dengan kebijakan pemerintah menyesuaikan produksi batu bara nasional. Target produksi nasional 2026 sebelumnya 795 juta ton kemudian dipangkas menjadi 600 juta ton. Kaltim menjadi salah satu daerah yang ikut menanggung penyesuaian tersebut.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur Bambang Arwanto mengatakan pengurangan produksi yang harus ditanggung Kaltim diperkirakan mencapai sekitar 114 juta ton. Namun, pembagian pengurangan produksi untuk masing-masing perusahaan belum diketahui secara rinci.

Besarnya penurunan terlihat jika dibandingkan dengan produksi tahun sebelumnya.

Pada 2024, produksi batu bara Kaltim tercatat sekitar 308,67 juta ton. Angka tersebut kemudian melonjak menjadi sekitar 438 juta metrik ton pada 2025. Kaltim menyumbang sekitar 52 persen produksi batu bara nasional pada 2025.

Namun, penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) membuat proyeksi produksi 2026 kembali turun.

Jika target sekitar 330 juta metrik ton terealisasi, maka volume produksi Kaltim berkurang sekitar 108 juta ton dibanding angka 2025. Angka 114 juta ton yang disampaikan Dinas ESDM merupakan estimasi pengurangan produksi yang harus ditanggung Kaltim dalam penyesuaian tersebut.

Perbedaan angka tersebut penting dicatat agar publik tidak salah memahami data.

Dampak penurunan produksi tidak berhenti di lokasi tambang.

Aktivitas pertambangan membentuk rantai ekonomi yang panjang. Ada perusahaan kontraktor, penyedia alat berat, jasa pengangkutan, logistik, pengupasan tanah, hingga berbagai usaha pendukung yang bergantung pada aktivitas tambang.

Ketika volume produksi turun, aktivitas kelompok usaha tersebut ikut berpotensi berkurang.

Dinas ESDM Kaltim menyebut tenaga kerja organik perusahaan pemegang izin pertambangan sejauh ini relatif tidak terdampak PHK. Perusahaan lebih banyak melakukan penyesuaian atau pengalihan tugas. Namun, kondisi berbeda terjadi pada perusahaan kontraktor. Sejumlah kontraktor dilaporkan telah mengurangi tenaga kerja karena aktivitas produksi menurun.

Persoalan ini menjadi semakin menarik jika dikaitkan dengan data ketenagakerjaan Kaltim.

Hingga Juni 2026, 6.253 pekerja tercatat terkena PHK berdasarkan laporan sementara yang diterima Disnakertrans Kaltim. Data tersebut belum final karena Paser, PPU, Mahakam Ulu dan Bontang belum menyampaikan laporan resmi.

Artinya, penurunan produksi batu bara dan meningkatnya PHK memang berada dalam konteks ekonomi yang sama, tetapi belum tepat menyimpulkan seluruh PHK tersebut disebabkan oleh penurunan produksi batu bara.

Ada sedikit angin segar bagi industri.

Sejak 1 Juli 2026, pemerintah membuka ruang relaksasi produksi batu bara. Perusahaan yang sebelumnya mengalami pengurangan kuota dapat mengajukan peningkatan produksi berdasarkan kebutuhan pasar dan kemampuan operasional.

Menurut Dinas ESDM Kaltim, membaiknya harga batu bara dunia menjadi salah satu pertimbangan pemerintah memberikan ruang tersebut.

Namun, tambahan produksi tidak otomatis diberikan kepada seluruh perusahaan.

Perusahaan harus menyampaikan realisasi kegiatan operasional semester pertama sebelum mengajukan perubahan RKAB. Kebutuhan batu bara dalam negeri, terutama untuk pembangkit listrik PLN, juga tetap menjadi prioritas sebelum tambahan produksi diarahkan untuk ekspor.

Dengan demikian, relaksasi produksi bukan berarti industri batu bara Kaltim langsung kembali ke tingkat produksi 2025.

Persoalan 114 juta ton sebenarnya membuka pertanyaan yang lebih besar.

Seberapa kuat ekonomi Kaltim jika produksi batu bara terus berubah mengikuti kebijakan kuota dan kondisi pasar?

Selama bertahun-tahun, batu bara menjadi salah satu mesin ekonomi Kaltim. Ketika produksinya meningkat, aktivitas kontraktor, transportasi dan jasa ikut bergerak.

Namun ketika produksi dikurangi, efek sebaliknya mulai terasa.

Karena itu, persoalan batu bara Kaltim bukan sekadar soal jumlah tonase yang ditambang.

Ada pekerja yang menggantungkan pendapatan dari industri tersebut. Ada kontraktor yang membutuhkan proyek. Ada usaha kecil yang hidup dari perputaran uang pekerja tambang. Ada pula penerimaan pemerintah yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

114 juta ton mungkin hanya terlihat sebagai angka di atas kertas. Tetapi bagi ekonomi Kaltim, angka itu menyentuh banyak lapisan.

Kini pertanyaannya bukan hanya apakah produksi batu bara akan kembali naik.

Melainkan, seberapa siap Kaltim menghadapi ekonomi yang tidak selamanya bisa bergantung pada batu bara?(i)

  • Penulis: Redaksi Terangkaltim.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle webmaster
    • visibility 368
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Messi has two assists as Inter Miami plays NYCFC to draw in MLS season opener: Highlights 07.09 Play Button

    Messi has two assists as Inter Miami plays NYCFC to draw in MLS season opener: Highlights

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Safid Deen
    • visibility 92
    • 0Komentar

    All it took was five minutes for Lionel Messi to make his mark at the start of Inter Miami’s 2025 Major League Soccer season. About 95 minutes later, Messi shined again, saving Inter Miami’s night. Messi found new teammate Telasco Segovia, trailing on his right side, and delivered his second assist of the game in […]

  • Polres Kutim Gagalkan Peredaran 49,32 Gram Sabu di Sangatta Selatan

    Polres Kutim Gagalkan Peredaran 49,32 Gram Sabu di Sangatta Selatan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Terangkaltim.com
    • visibility 31
    • 0Komentar

        SANGATTA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Timur kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial A.P. (37) diamankan bersama 11 paket sabu dengan berat bruto 49,32 gram dalam pengungkapan kasus non target operasi (Non TO) Operasi Antik Mahakam 2026.   Pengungkapan tersebut terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar […]

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle webmaster
    • visibility 641
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Antisipasi Lonjakan Kendaraan, KPC Hadirkan Posko Lebaran di Road 9

    Antisipasi Lonjakan Kendaraan, KPC Hadirkan Posko Lebaran di Road 9

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Terangkaltim.com
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Terangkaltim. com – Posko Lebaran didirikan di jalur Road 9 untuk mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Posko tersebut akan mulai beroperasi pada 11 Maret hingga 25 Maret 2026. Keberadaan posko ini merupakan hasil kerja sama antara PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Wijaya Karya (WIKA), […]

  • Polisi Sambangi Dayak Basap di Baay, Hutan Diingatkan Jangan Dijadikan Ladang Kayu Ilegal

    Polisi Sambangi Dayak Basap di Baay, Hutan Diingatkan Jangan Dijadikan Ladang Kayu Ilegal

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Terangkaltim.com
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Polisi datang ke Desa Baay, Kecamatan Karangan, Kutai Timur, Kamis (13/8/2026). Bukan untuk sekadar bertamu, apalagi numpang ngopi. Ada pesan yang hendak disampaikan: hutan jangan sampai berubah menjadi toko kayu tanpa izin. Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian bersama personelnya menyambangi masyarakat Suku Dayak Basap. Mereka bertemu Kepala Adat Desa Baay Firman, masyarakat […]

expand_less